Di zaman milenial saat ini, kebutuhan pokok masyarakat nampaknya bukan lagi hanya sandang, pangan, papan, melainkan juga charger, atau mungkin lebih tepatnya “listrik”.

Listrik pada masa kini adalah kebutuhan primer yang mungkin tidak bisa kamu tinggalkan.

Pasalnya, listrik sudah mendominasi kehidupan kita: pencahayaan, komunikasi, bahkan transportasi, banyak hal membutuhkan aliran listrik. Jadi, biaya listrik adalah salah satu biaya primer yang wajib dikeluarkan setiap bulan, terutama bagi kamu yang sudah punya rumah sendiri.

Nah, seiring dengan bertambahnya kebutuhan hidup yang harus dipenuhi, tentunya kamu tidak ingin tagihan listrik memakan sebagian besar penghasilanmu, kan?

Tenang saja!

Kamu bisa menghemat dan meminimalkan biaya listrik dengan 7 tips menghemat listrik ini.

Bangun Kebiasaan Mematikan Alat Listrik Yang Tidak Terpakai

Mematikan alat listrik yang tidak terpakai adalah trik dasar yang sebenarnya sudah diketahui oleh setiap orang. Namun, banyak orang masih saja teledor dan mengabaikannya.

Karena itu, kamu perlu membangun kebiasaan untuk mematikan alat listrik yang tidak terpakai.

Mulailah dari hal sederhana: mematikan lampu kamar mandi dan lampu-lampu rumah di siang hari atau saat tidak dipakai. Selalu ingatkan dirimu untuk melakukannya hingga akhirnya tercipta kebiasaan setiap hari.

Jadi, biaya listrik bisa kamu pangkas sedikit demi sedikit.

Gunakan Lampu Hemat Energi

Light_BulbGantilah semua lampu di rumahmu dengan lampu hemat energi, atau yang sering disebut dengan lampu LED.

Tahukah kamu bahwa lampu hemat energi ini memiliki intensitas cahaya yang lebih terang dengan daya yang lebih rendah?

Lampu LED dengan daya 8 watt sama terangnya dengan lampu biasa dengan daya 18 watt. Kalau saat ini kamu memiliki 8 buah lampu di rumahmu dengan daya 18 watt, artinya kamu menghabiskan daya 144 watt hanya untuk pencahayaan.

Cobalah mulai mengganti lampu-lampu biasa dengan lampu LED 8 watt.

Memang, biaya yang kamu keluarkan di awal untuk membeli lampu LED lebih tinggi. Tapi nantinya, kamu hanya perlu menggunakan daya listrik 8 watt x 8 = 64 watt saja untuk menerangi rumahmu.

Jauh lebih murah, ya?

Memilih alat-alat Elektronik Yang Low Watt

lampSama seperti lampu LED, alat-alat elektronik seperti AC, rice cooker, mesin cuci, setrika, dan lainnya juga ada yang hemat energi.

Saat membeli alat elektronik, pilihlah alat yang memiliki daya rendah atau ­low watt untuk menghemat daya yang dikeluarkan saat alat elektronik bekerja.

Memang, harganya sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan alat elektronik biasa. Tapi, biaya pemakaian yang dikeluarkan akan jauh lebih rendah, terutama kalau kamu sering memakainya setiap harinya (misalnya AC dan rice cooker).

Dengan memilih alat-alat elektronik yang low watt, biaya lebih yang kamu keluarkan di awal akan sebanding, bahkan lebih rendah dari biaya pemakaian alat elektronik biasa.

Bayar sedikit lebih mahal di depan, lalu hemat lebih besar di belakang.

Gunakan Listrik Prabayar (Token)

Listrik prabayar dapat membantu kamu berhemat karena:

  • Penggunaan listrik yang lebih terkontrol

Tahukah kamu mengapa penggunaan nomor telepon prabayar lebih populer dibandingkan pascabayar?

Karena pemakaian nomor prabayar menggunakan pulsa yang lebih terkontrol dibandingkan dengan tagihan.

Begitu juga dengan penggunaan listrik. Listrik prabayar bekerja berdasarkan pengisian pulsa listrik pada token listrik. Jadi, saat pulsa listrik yang kamu isikan ke token habis, aliran listrik di rumahmu akan langsung terputus.

Memang sepertinya lebih merepotkan. Tapi, kamu menjadi lebih berhati-hati dan berpikir dua kali sebelum menggunakan listrik agar pulsa listrikmu tidak cepat habis.

  • Dapat memeriksa penggunaan listrik sewaktu-waktu

Penggunaan listrik pascabayar tidak memberikan fasilitas pengecekan penggunaan listrik sebelum tagihan keluar.

Kamu mungkin bisa memanfaatkan aliran listrik dengan santai dan sesuka hati. Tapi kemudian, kamu akan dikejutkan oleh tagihan yang langsung membengkak.

Pada penggunaan listrik prabayar, kamu dapat mengecek penggunaan listrikmu sewaktu-waktu secara langsung melalui token listrik. Jadi, kamu bisa mengira-ngira penggunaan listrikmu.

Dengan begitu, kamu akan lebih berhati-hati agar pulsa listrikmu tidak cepat habis.

  • Bebas biaya abondemen

Dengan listrik prabayar, kamu akan terbebas dari biaya abondemen yang dibebankan pada tagihan listrik pascabayar.

Kamu hanya akan dikenakan biaya:

  • Administrasi bank: Rp2.000,00 – Rp3.500,00 sesuai dengan kebijakan bank.
  • Pajak PJU (Penerangan Jalan Umum): 3-6% (maks 10%) sesuai dengan lokasi.
  • Biaya materai: Rp3.000,00 untuk pembelian pulsa Rp200.000,00 – Rp1.000.000,00, dan Rp6.000,00 untuk pembelian pulsa listrik di atas 1 juta.
  • PPN khusus untuk golongan 2.200 VA sebesar 10%.

Kalau ditotal, jumlahnya lebih murah daripada biaya abondemen yang dikenakan pada penggunaan listrik pascabayar.

Apalagi, kalau kamu membeli pulsa listrik secara online. Kamu cukup membayar biaya administrasi saja.

Nah, karena itu perhitungkan dengan baik mana yang lebih sesuai untukmu: prabayar atau pascabayar?

Hindari Penggunaan Alat Elektronik yang Kurang Diperlukan

Hair_DryerIni sangat penting dilakukan agar tagihan listrikmu lebih hemat.

Walaupun alat-alat elektronik yang kamu miliki memberikan kemudahan, jangan sampai ketagihan menggunakannya saat tidak diperlukan. Misalnya:

  • Jangan gunakan mesin pengering baju saat musim kemarau. Jemur baju dengan memanfaatkan panas matahari.
  • Hindari penggunaan AC dan kipas angin yang berlebihan saat musim penghujan.
  • Gunakan hair dryer dan alat catok rambut seperlunya saja.
  • Rebus air secara manual menggunakan kompor daripada teko listrik.
  • Manfaatkan oven gas daripada microwave.
  • Matikan lampu di siang hari dan saat tidur.

Alat-alat elektronik yang sifatnya memanaskan atau mendinginkan memiliki daya listrik yang besar. Jadi, kamu bisa meminimalkan penggunaannya untuk berhemat.

Manfaatkan Tips dan Trik Penggunaan Alat Elektronik

Ada beberapa tips penggunaan alat listrik dan elektronik yang bisa kamu coba:

  • Gunakan air panas saat memasak nasi menggunakan rice cooker

Rebuslah air hingga mendidih lebih dulu, sesuai dengan takaranmu memasak nasi. Lalu, tuangkan air panas ke beras untuk dimasak di rice cooker.

Jadi, proses memasak nasi akan lebih cepat sehingga mengurangi daya listrik yang digunakan.

  • Gunakan mesin cuci setelah cucian menumpuk sesuai kapasitas mesin cuci

Tunggulah hingga baju kotormu menumpuk, lalu gunakan mesin cuci. Mencuci banyak baju sekaligus lebih menghemat daya listrik daripada mencuci baju sedikit-sedikit tapi sering.

Tentunya, jumlah baju yang kamu cuci harus sesuai dengan kapasitas mesin cucimu, ya!

Kalau tidak, mesin cuci harus bekerja lebih keras dan malah akan memakan daya listrik yang lebih besar. Wah, kamu tidak jadi berhemat nanti!

  • Cabut kabel steker yang tidak dipakai atau gunakan saklar stop kontak

Biasakan untuk mencabut kabel steker alat-alat elektronik seperti TV, laptop/komputer, atau sound system. Jangan membiarkannya dalam keadaan stand by karena aliran listrik akan tetap mengalir.

Atau, manfaatkan stop kontak dengan fasilitas saklar kalau kamu malas mencabut-pasang kabel. Cukup tekan saklar untuk mematikan aliran listrik saat kamu tidak menggunakan alat-alat elektronik.

  • Selalu jaga kebersihan kulkasmu

Tahukah kamu kalau kulkas yang kotor membuat kerja alat elektronik ini semakin keras? Kerja semakin keras berarti semakin besar listrik yang terpakai.

Karena itu, rajin-rajinlah membersihkan kulkas.

Selain itu, perhatikan juga karet yang menempel di sisi pintu. Pastikan agar karet-karet ini tetap kencang dan tidak ada yang lepas atau kendor.

Kalau pintu kulkasmu terbuka, akan ada energi yang terbuang sehingga kulkas membutuhkan listrik lebih besar untuk mendinginkan isinya.

“Dinginkan” Rumahmu Tanpa Alat Elektronik

Tips yang satu ini mungkin lebih cocok untuk kamu yang baru membangun rumah, mencari rumah kontrakan, atau merenovasi rumah.

Beberapa strategi yang bisa kamu manfaatkan untuk “mendinginkan” rumahmu tanpa bantuan kipas angin atau AC:

  1. Letakkan tanaman hijau di sudut-sudut rumah yang kosong. Tanaman membuat udara di rumahmu lebih sejuk dan bersih.
  2. Pastikan rumah memiliki ventilasi yang memadai sehingga cahaya bisa masuk dan udara sering berganti. Dengan cahaya terang yang masuk, kamu tidak perlu menyalakan lampu di siang hari. Udara di rumahmu pun menjadi lebih dingin.
  3. Usahakan dinding dicat dengan warna terang. Warna terang membuat rumahmu terkesan lebih terang, terutama di siang hari.
  4. Carilah rumah dengan atap yang tinggi. Atap yang tinggi membuat udara di rumah lebih dingin. Jadi, kamu tidak akan kepanasan di siang hari yang terik.

Nah, dengan beberapa tips di atas, kamu tidak perlu terlalu sering menyalakan banyak alat elektronik. Tagihan listrik pun berkurang karenanya.

“Hemat energi, hemat biaya”. Kunci dari menekan biaya listrik adalah menghemat penggunaan energi dari semua alat listrik yang kamu pakai.

Manfaatkan 7 tips di atas agar biaya listrik yang kamu keluarkan bisa dipangkas. Jadi, kamu bisa menggunakan biaya yang dihemat untuk keperluan lain seperti investasi dan menabung.

Yuk, hemat listrik mulai dari sekarang!