Pernikahan adalah sesuatu yang sakral dan tidak boleh disikapi dengan asal-asalan.

Untuk menikah, tentunya kita membutuhkan niat, kecocokan dengan pasangan, restu dari keluarga, dan kesiapan finansial.

Apalagi, kita tahu bahwa menggelar resepsi menyita biaya besar.

Jadi, kita harus pintar memutar otak dan “berkreasi” untuk mengurangi biaya tapi tetap bisa menggelar pernikahan yang baik.

Setelah membaca artikel ini, kamu bisa menghitung biaya resepsi pernikahan di rumah atau budget pernikahan di gedung.

Sebelum menghitung budget pernikahan…

Nah, sebelum membahas tips-tips untuk mengurangi budget pernikahan, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan.

 

Sisihkan gaji atau penghasilanmu setiap bulan

wedding Indonesia

Untuk mengadakan pernikahan, tentunya kita butuh modal. Nah, salah satu caranya adalah dengan menyisihkan gaji atau penghasilan setiap bulan.

Cukup 20-30% saja.

Mungkin terasa berat karena kebutuhanmu banyak, tapi kalau diniati, pasti akan lebih mudah.

Misalkan, gajimu dan pasangan masing-masing adalah 4 juta dan 2 juta.

  • 30% x 4.000.000 = 1.200.000
  • 30% x 2.000.000 = 600.000
  • Total tabungan per bulan = 1.200.000 + 600.000 = 1.800.000
  • Total tabungan 1 tahun = 12 x 1.800.000 = 21.600.000

21,6 juta per tahun.

Nah, kamu tinggal menghitung total biaya pernikahan yang dibutuhkan dan menyesuaikan tabunganmu. Kalau semisal 30% terlalu besar, kamu bisa menyisihkan 20% saja.

Atau, cobalah investasi kecil-kecilan, seperti emas. Belilah emas 1-5 gram atau peluang-peluang investasi lain yang pasti.

Bagaimana kalau tidak bisa menyisihkan 20%?

Anggarkan acara resepsi di rumah saja karena biaya pernikahan di rumah lebih murah.

Rencanakan anggaran dan checklist

Pernikahan itu tidak semudah yang kamu bayangkan, lho!

Ada banyak hal yang harus dipersiapkan, dari gaun pengantin hingga hal-hal kecil seperti suvenir.

Sebelum menghitung rincian biaya pernikahan sederhana, tanyakan dulu pertanyaan-pertanyaan seperti ini:

  • Berapa tahun lagi kamu akan menikah?
  • Pernikahan modern atau tradisional?
  • Apa kamu ingin pernikahanmu dihadiri oleh banyak orang atau hanya keluarga dan teman dekat? Berapa yang diundang?
  • Bagaimana konsepnya?

Langkah kedua adalah membuat checklist. Apa saja yang harus kamu persiapkan?

  • Gedung/tempat pernikahan
  • Dekorasi
  • Gaun pengantin wanita dan pria
  • Make up dan hair do
  • Catering
  • Undangan
  • Suvenir
  • Dokumentasi
  • Lain-lain

Setelah itu, mulailah berburu vendor. Tentu saja, ada banyak vendor yang menawarkan jasa-jasa pernikahan. Kamu bisa menanyakan harga-harga secara mendetail, lalu membandingkan vendor satu sama lain.

Setelah memilih vendor yang sesuai dengan budget dan kapasitas, cobalah buat daftar anggaran keseluruhan. Dengan anggaran, kamu bisa tahu bagian mana yang paling menghabiskan dana. Misalnya, biaya nikah di rumah ternyata hanya menghabiskan sekian juta.

Selain itu, ada berbagai tips yang bisa kamu coba untuk mengurangi biaya resepsi pernikahan. Tips-tips ini tentunya tergantung kebutuhan dan keinginanmu dan pasangan.

Jadi, pintar-pintarlah menyiasati anggaranmu!

 

Tips-tips jitu menekan biaya resepsi pernikahan

Jika tabungan dan anggaran sudah siap, checklist sudah dibuat, yuk coba kecilkan biaya pernikahanmu dengan 14 tips bermanfaat ini.

1. Menikah di KUA gratis!

Menikah di KUA itu sebenarnya gratis.

Yang membayar itu kalau kamu memanggil penghulu atau pemimpin agama untuk menikahkan kamu.

Bagi yang beragama Islam, biaya memanggil penghulu biasanya sekitar 600.000 rupiah. Nah, kalau kamu ingin menghemat biaya, kamu bisa melakukan pencatatan di KUA saja.

Satu hal lagi yang perlu diperhatikan.

Sebelum mendaftarkan berkas di KUA, calon pengantin wanita harus melakukan tes kesehatan.

Tes ini menghabiskan dana sekitar 100.000 rupiah. Tentunya, tes ini penting untuk memastikan kondisi kesehatan calon pengantin baik-baik saja sebelum menikah.

2. Tempat menikah tidak mengurangi kesakralan

expensive wedding conceptBanyak orang sengaja menggelar resepsi di gedung yang mewah karena berbagai alasan.

 

Menurut perkiraan rata-rata, tempat resepsi pernikahan menyita biaya 10% dari total keseluruhan.

Tapi sebenarnya, menikah di gedung mewah atau aula pertemuan, bahkan di rumah sendiri, kan tidak mengurangi kesakralan pernikahanmu.

Kamu bisa kok mengadakan pernikahan sederhana di rumah.

Daripada biaya resepsi pernikahan membengkak, pilihlah tempat yang benar-benar cocok dengan budget-mu.

Nih, perbandingannya:

  • Sewa gedung (di kota kecil): 2.000.000 – 5.000.000 rupiah
  • Aula pertemuan: gratis – 1.000.000 rupiah
  • Rumah sendiri (dengan tenda): 2.000.000-3.000.000 rupiah

Tapi, ingat ya!

Biaya nikah di gedung ini bergantung lokasi dan luasan. Itulah pentingnya survei tempat dan mengerti kebutuhanmu.

Kalau kamu menyewa tempat, pastikan untuk memesan 4-5 bulan sebelumnya. Siapa tahu, ada orang lain yang mendahuluimu menyewa tempat yang sudah lama disurvei. Apalagi di bulan-bulan favorit menikah, sekitar September-Desember.

Ada juga alternatif lain, yaitu pesta kebun!

Pesta kebun ini khas dengan pernikahan ala “anak muda”. Memang, kamu tetap harus menyewa tempat yang akan dijadikan kebun. Tapi, kalau kamu jeli memilih, biayanya tidak semahal menyewa gedung besar. Dan, lebih stylish dan modern!

3. Berkreasi dengan dekorasi

Meskipun kelihatannya simpel, ternyata dekorasi juga menghabiskan biaya.

Tempat-tempat yang perlu didekorasi adalah pelaminan, ruang resepsi, dan tempat pemberkatan atau ijab kabul.

Kalau kamu ingin dekorasi khusus, kamu perlu merogoh kocek sekitar 6.000.000 rupiah.

Tapi, sekarang ini, ada banyak jasa perorangan untuk dekorasi, lho. Mereka biasanya hanya mematok separuh harga dekorasi pada umumnya. Hasilnya pun tidak kalah cantik!

Kalau kamu ingin lebih mengurangi budget menikah, ajaklah teman-teman dan keluargamu berkreasi dengan dekorasi. Selain sesuai dengan keinginanmu, biayanya pun jauh lebih murah.

Tapi ingat, kamu butuh waktu!

Jadi, cicillah dekorasi-dekorasi ini agar tidak terlalu repot saat mendekati hari H. Dengan kreasi sendiri, kamu bisa berhemat hingga 2.000.000 rupiah.

Beberapa pernikahan anak muda bahkan menghadirkan photo booth.

Biasanya, photo booth akan jadi tempat favorit tamu untuk foto-foto sendiri maupun bersama. Tidak perlu mewah-mewah, kamu cuma perlu menyediakan satu background lucu yang agak besar.

Dan banyak tulisan-tulisan lucu, seperti “Kapan nikah?”, “Tolong, saya jomblo!”, “Best Choice!”, “Aku ra popo”, “Limited Edition”, dan banyak lainnya.

Kamu bahkan bisa meminta teman-temanmu membantu mengarang tulisan-tulisan kreatif ini. Semakin kreatif, semakin seru!

4. Catering itu adalah budget pernikahan paling mahal

 

Percaya tidak percaya, inti dari resepsi pernikahan itu adalah makanan.

Kenapa?

Karena makanan menghabiskan dana paling besar.

Sekitar 40-50% dari total budget.

Jadi, kamu juga harus memperhatikan jumlah tamu undangan. Semakin banyak yang diundang, semakin membengkak biaya catering.

Biasanya, ada dua jenis pilihan catering: meja atau buffet. Kalau ingin irit, pilih saja buffet karena lebih murah.

Inilah cara menghitung biaya catering:

  • Misalkan, kamu menyebar 100 undangan dengan batas tamu 2 orang per undangan. Biaya catering buffet per orang adalah 45.000 rupiah.
  • Jumlah tamu: jumlah undangan x 2
  • Jumlah porsi minimal: 100 x 2 = 200
  • Biaya catering untuk 200 orang = 45.000 x 200 = 9.000.000 rupiah

Catatan: jangan memesan jumlah porsi yang pas!

Selalu berikan lebih. Misalnya, kalau jumlah tamu 200 orang, sediakan 210 porsi atau lebih.

Kalau sisa, kamu masih bisa membawanya pulang untuk dimakan bersama atau dibagi-bagikan. Tapi, kalau kurang, kamulah yang akan kerepotan menanganinya. Tentu saja, sesuaikan dengan budget-mu dan jangan berlebihan memesan makanan.

Selain buffet, biasanya ada kios-kios tambahan.

Misalnya siomay, lontong sate, salad solo, dan lainnya. Ternyata, kios-kios tambahan ini membutuhkan biaya sendiri. Harganya bervariasi per jasa catering dan dihitung per porsi yang dipesan.

Misalnya, kamu memesan siomay untuk 200 orang dan harga siomay per mangkuk 8.000. Lalu, lontong sate seharga 12.000, dan bakso seharga 8.000.

Perhitungannya:

  • Siomay = 8.000 x 200 = 1.600.000
  • Lontong sate = 12.000 x 200 = 2.400.000
  • Bakso = 8.000 x 200 = 1.600.000
  • Totalnya: 5.600.000 rupiah

Jadi, kamu harus menambahkan 9 juta dengan 5,6 juta. Totalnya 14,6 juta untuk catering.

Beberapa jasa catering sudah menyertakan makanan penutup seperti es krim dan kue dalam paket buffet mereka, tapi beberapa tidak. Jadi, kamu harus memastikan hal ini dulu kepada vendor.

Nah, kalau kamu punya teman atau keluarga yang jago masak, tentu saja kamu bisa minta bantuan mereka. Kamu bisa membelikan bahan-bahannya dan membayar jasa memasak mereka.

5. Tetap tampil cantik dengan make up minimalis

Pengantin wanita pastinya ingin tampil cantik di hari bahagia mereka.

Tapi, kamu bisa kok tampil cantik hanya dengan make up minimalis. Biayanya pun lebih murah dari make up glamor.

Nah, tips jitunya adalah:

Agar biaya pernikahan sederhana, jadikan akad nikah dan resepsi dalam satu hari. Lebih baik lagi kalau resepsi diadakan setelah akad. Jadi, kamu hanya perlu sekali make up saja.

Bayangkan kalau di hari berbeda? Kamu harus repot dua kali, dan melakukan make up dua kali.

6. Gaun pengantin minimalis dan aksesori rupawan tetap bisa memikat hati tamu

 

Salah satu highlight dalam resepsi biasanya adalah gaun pengantin.

Tips pertama adalah jangan membeli gaun!

Kamu tidak perlu mengeluarkan banyak uang untuk membeli gaun yang hanya kamu pakai sekali saja (semoga jangan lebih dari sekali ya!).

Alternatifnya, kamu bisa menyewa gaun. Atau, kalau ibumu masih menyimpan gaun pernikahannya dulu, kamu bisa merombaknya menjadi modern sesuai gaya dan tema nikahmu. Lebih murah, bukan?

Lalu, saat memilih gaun, tidak perlu memilih yang terlalu mewah. Pilih saja yang minimalis tapi dipadukan dengan aksesori menawan. Misalnya, flower crown yang cantik. Agar lebih murah, aksesori-aksesori ini bisa kamu buat sendiri bersama keluarga dan teman-teman.

Biaya untuk sewa gaun bervariasi, mulai dari 2 hingga 5 juta rupiah untuk yang cukup murah. Untuk pria, biasanya menggunakan jas atau tuksedo.

Tips selanjutnya:

Kamu bisa mencari tempat persewaan yang menawarkan paket pernikahan. Paket ini biasanya menyediakan gaun, make up, dan hair do untuk pengantin, pagar ayu, dan keluarga inti. Paket ini rata-rata menghabiskan sekitar 5 hingga 8 juta rupiah.

Kalau dihitung-hitung, jatuhnya lebih murah, ternyata.

Lalu, untuk sepatu hak tinggi, sepatu pria, perhiasan, dan lain-lain, kamu bisa memilih yang tidak terlalu mahal. Kalau kamu menyewa gaun panjang, sepatumu tidak akan terlalu terlihat. Jadi, tidak perlu memilih yang terlalu mahal. Perhiasan pun tidak perlu memilih yang mahal. Yang penting indah dilihat dan sesuai dengan gaunmu.

Dengan cara ini, biaya pesta pernikahan pun tidak terlalu tinggi.

7. Tidak perlu membeli cincin kawin baru

wedding rings

Kalau kamu punya cincin atau perhiasan lama, kamu bisa mencoba meleburnya untuk dijadikan cincin kawin.

Biaya melebur dan membentuk ulang biasanya lebih murah. Selain itu, kamu bisa mendesain sendiri cincin kawin yang diinginkan.

Kalau kamu sangat ingin membeli cincin kawin baru, kamu bisa membeli paket khusus pernikahan. Banyak toko perhiasan menyediakan paket-paket yang menarik dan lengkap.

Tapi, kamu juga harus memperhatikan budget, ya. Jangan sampai anggaranmu meningkat banyak hanya karena membeli perhiasan baru.

Atau, kadang-kadang, beberapa keluarga memberikan cincin kawin secara turun-temurun dari ibu ke anaknya. Kalau keluargamu tidak keberatan dengan ini, kamu bisa mencoba tips ini.

8. Desain undangan yang unik dan cantik tidak perlu mahal, kok

Beberapa orang mengeluarkan banyak uang demi desain undangan yang mewah. Padahal, banyak industri rumahan menawarkan jasa pembuatan undangan yang murah tapi tetap cantik.

Kamu bisa menemukan banyak jasa pembuatan undangan murah, mulai dari 2.000 hingga 4.000 rupiah.

Misalnya, kamu mengundang 200 orang. Harga per undangan adalah 4.000 rupiah.

  • 4000 x 200 = 800.000

Selain itu, selektiflah dalam membagikan undangan.

Kamu mungkin ingin mengundang banyak orang di hari bahagiamu. Tapi, jangan sampai itu malah membuat anggaranmu membengkak. Kamu bisa kok mengundang keluarga dan teman-teman dekat saja.

Lebih murah lagi:

Kamu bisa memanfaatkan teknologi. Sekarang, mulai banyak pasangan yang memanfaatkan “undangan online”.

Kamu bisa memilih desain undanganmu sendiri, menambahkan detail resepsi, lalu mengirimkan link-nya ke teman-teman.

Lalu, mereka cukup mengonfirmasi apakah akan datang atau tidak. Nantinya, di acara pernikahan, mereka hanya perlu menunjukkan bukti konfirmasinya melalui HP.

Simpel dan murah, kan?

9. Bagikan suvenir yang tidak terlalu mahal tapi berguna

Mana yang lebih penting? Mahal tapi tidak berguna atau tidak terlalu mahal tapi berguna?

Kamu tidak perlu memberikan suvenir yang muluk-muluk. Kamu bisa kok memberikan handuk kecil biasa, tatakan gelas, bolpoin, sabun, lilin, atau apa saja yang berguna. Justru, barang-barang berguna ini biasanya tidak terlalu mahal.

Anggap saja, per suvenir seharga 4.000 rupiah dengan 200 tamu undangan. Kamu hanya perlu mengeluarkan:

  • 4000 x 200 = 800.000

Tentu saja, kamu bisa menambah jumlahnya asalkan anggaranmu mencukupi.

Tema pernikahan juga bisa kamu jadikan suvenir, lho!

Misalnya, kalau kamu dan teman-temanmu adalah pencinta tanaman, kamu bisa membagikan bibit bunga. Malahan, sekarang banyak penjual di marketplace online yang menawarkan jasa suvenir sukulen mini dan potnya. Harganya sekitar 5.000-8.000 rupiah, tergantung jenis dan jumlah pemesanan.

Murah tapi tetap cantik dan berguna, bukan?

10. Tidak perlu jasa wedding organizer besarwedding in sunlight

Biaya mahal lainnya yang biasanya dikeluarkan adalah biaya untuk WO atau wedding organizer.

Biasanya, calon pengantin dan keluarga malas harus repot-repot mengatur pernikahan. Jadi, mereka menyewa jasa WO.

Nah, kalau kamu mengadakan resepsi pernikahan di rumah, kamu bisa berkorban sedikit waktu dan usaha untuk mengatur hari besarmu.

Mintalah bantuan keluarga, tetangga, dan teman-teman yang bersedia membantu. Tentu saja, kamu harus tahu diri saat meminta bantuan, ya! Kamu bisa memberikan kue, makanan, atau camilan dan minuman untuk menemani mereka bekerja.

Selain lebih murah, hubungan kalian pun jadi lebih dekat.

11. Dokumentasi wajib ada untuk merekam momen-momen bahagiamu

Dalam pernikahan, dokumentasi adalah sesuatu yang penting dan wajib ada.

Kenapa? Karena dokumentasi menyimpan kenangan di hari besarmu. Jadi, jangan lupa memasukkannya ke rincian biaya pernikahan sederhanamu.

Sayangnya, calon pengantin dan keluarga inti tidak mungkin mengambil foto mereka sendiri. Jadi, mereka harus menyerahkan hal penting ini pada orang lain.

Tapi, menyewa jasa fotografer profesional itu cukup mahal.

Rata-rata harga jasa fotografer pernikahan adalah 5-8 juta rupiah, bergantung pada paket, durasi, dan beberapa faktor lain.

Kita tidak boleh menawar jasa habis-habisan karena para fotografer ini juga bekerja keras untuk mengambil momen-momen terbaikmu.

Jadi, kalau kamu ingin menghemat, cobalah menyewa kamera di persewaan. Lalu, sewalah jasa teman atau anggota keluarga yang pintar mengambil foto untuk membantumu mengambil foto dan video.

Lebih hemat, kan?

12. Berikan hiburan yang sederhana tapi bisa dinikmati dengan baik

Biasanya, di acara resepsi, kamu mengundang MC dan para penghibur untuk mengisi acara. Tapi tentunya, mengundang mereka menyita cukup banyak biaya.

Untuk mengatasinya, kamu bisa mencari MC yang juga pintar menyanyi untuk mengisi acara. Kalau kamu punya teman atau keluarga yang bersedia mengisi acara, mintalah mereka beraksi di atas panggung.

Hiburan biasanya menghabiskan minimal 1,5 hingga 2 juta rupiah dari budget nikah.

Karena itu, sesuaikan hiburan yang kamu berikan dengan anggaran. Yang penting kamu, keluarga, dan tamu undangan menikmatinya.

13. Pre-wedding itu bukan sesuatu yang wajib

Banyak orang berlomba-lomba melakukan foto pre-wedding di berbagai tempat yang indah dengan banyak gaun.

Tapi ingat, pre-wedding itu tidak wajib. Dan sesi foto ini cukup merogoh kocek.

Kamu tidak perlu melakukan sesi pemotretan kalau ingin biaya resepsi pernikahan sederhana.

Alternatifnya, mintalah bantuan teman atau anggota keluarga untuk memotretmu dan pasangan. Tentukan sendiri tempat dan konsep pemotretanmu. Pakaiannya pun tidak perlu khusus.

Tema sehari-hari, anak muda, pedesaan, atau ala polaroid pun bisa kamu gunakan untuk menghemat anggaran. Lalu, mintalah mereka mengambil foto kamu dan pasanganmu dari sudut yang pas agar foto tetap terlihat indah dan menarik.

Jadi, sesi pre-wedding pun lebih murah atau malah gratis!

14. Jangan lupakan biaya-biaya lain-lain!

Nah, tips terakhir ini sangat penting.

Jangan lupakan biaya-biaya lain yang tidak terduga ya!

Biaya-biaya ini meliputi biaya konsumsi dan transportasi untuk anggota keluarga, teman-teman, dan siapa pun yang membantu acara, permintaan izin, keamanan (kalau perlu), dan lainnya.

Selalu sisakan dana untuk keperluan-keperluan tidak terduga ini. Kalau akhirnya tidak terpakai, toh tetap bisa kamu pakai untuk kebutuhan lainnya.

Singkatnya…

Nah, itu tadi 14 tips praktis untuk mengurangi budget pernikahanmu.

Asal kamu pintar mengatur pembagian pengeluaran, kamu cukup mengeluarkan budget pernikahan 30 juta saja!

Jadi, sudah siap mengadakan acara resepsi dengan biaya pernikahan sederhana?

Kalau kamu punya ide kreatif lainnya untuk mengurangi biaya resepsi, bagikan di bawah ini ya!