Setelah resmi terdaftar dan kini diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), KreditCepat dengan website-nya www.kreditcepat.co.id, ikut berpartisipasi dalam usaha meningkatkan kesadaran akan financial technology, khususnya P2P lending. #NaikLevel bagi KreditCepat adalah perkembangan diri menjadi P2P yang lebih bertanggung jawab. Bentuk tanggung jawab ini diwujudkan bukan hanya kepada regulator, asosiasi, dan komunitas, tetapi juga kepada masyarakat luas.

Dilansir dari website resmi Bank Indonesia, kondisi inklusif keuangan diharapkan dapat memberikan banyak manfaat, seperti meningkatkan efisiensi ekonomi, mendukung stabilitas system keuangan, mengurangi irresponsible finance, mengurangi kesenjangan sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang pada akhirnya berujung pada penurunan tingkat kemiskinan.

Oleh karena itu sebagai pelaku bisnis fintech di Indonesia, KreditCepat merasa berkewajiban untuk melakukan tindakan nyata, salah satunya adalah lewat seminar yang diadakan di Fintech Space by Union Space pada hari Sabtu, tanggal 28 Juli. Diyakini oleh KreditCepat bahwa sebagai perusahaan financial technology, memiliki tanggung jawab yang sangat besar untuk memastikan masyarakat dari berbagai lapisan memiliki pengetahuan dan keyakinan tentang lembaga jasa keuangan serta produk jasa keuangan termasuk fitur, manfaat, resiko, hak dan kewajiban terkait produk dan jasa keuangan, serta memiliki keterampilan dalam menggunakan produk dan jasa keuangan.

Ekosistem baru dalam bidang financial yang hadir karena bisnis financial technology tentunya harus diapresiasi dan dimanfaatkan oleh masyarakat untuk mendapatkan stabilitas keuangan yang lebih baik di masa yang akan datang. Salah satu layanan baru dari KreditCepat yang sangat sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini adalah peer-to-peer lending atau P2P lending.

“Peer to peer lending atau P2P lending, membuktikan bahwa tidak perlu modal besar untuk menjadi pendana, pendanaan jaman sekarang justru lebih affordable. Benefit lainnya dari peer-to-peer lending adalah memajukan ekonomi mikro, baik itu untuk individu maupun UKM” ujar Adinda Artemissia.

Salah satu keunggulan dari financial technology adalah easy to access dan tidak memiliki terlalu banyak syarat seperti peminjaman dana dengan cara yang konvensional. Dengan P2P lending, pendana dapat berkontribusi tanpa harus mempunyai modal yang besar, sedangkan peminjamannya sendiri merupakan solusi finansial mikro bagi peminjam yang membutuhkannya.

Sebagai CEO atau dari Kreditcepat.co.id Adinda Artemissia menambahkan, “Untuk mencapai kerjasama yang maksimal dan menguntungkan bagi semua pihak, sangat penting bagi klien untuk dapat mengembalikan dana tepat waktu. Selain terhindar dari biaya pinalti, klien bisa mendapatkan track record kredit yang baik, dan ke depannya bisa mendapatkan manfaat lebih sebagai loyal customer”

KreditCepat yang telah resmi dan terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak Juni lalu, akan mengadakan beberapa seminar untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat akan financial technology di seluruh Indonesia.