Di era ekonomi masa kini dengan berbagai macam kebutuhan yang semakin meningkat, masyarakat membutuhkan fasilitas untuk mengajukan peminjaman uang cepat tanpa proses yang bertele-tele.

Tentunya, kamu pernah mengalami kondisi mendesak untuk keperluan sangat penting dan tidak bisa ditunda lagi seperti:

  • biaya rumah sakit
  • biaya reparasi kendaraan bermotor
  • biaya reparasi alat komunikasi
  • biaya kuliah
  • tambahan modal kerja
  • bayar kontrakan
  • dan biaya mendesak lainnya

Inikah yang sedang kamu alami? Kalau ya, tenang saja!

Sekarang, sudah ada solusi keuangan masa kini yang akan menyelesaikan masalah keuangan mendesakmu: pinjaman online.

Mari kita bahas secara tuntas apa itu pinjaman online dan bagaimana kita bisa memanfaatkan fasilitas pinjaman uang cepat agar kondisi keuanganmu tetap aman dan bisa dikelola dengan bai.

Let’s get started!

 

Apa Itu Pinjaman online?

Mungkin kamu sedikit enggan saat mendengar kata “pinjaman”. Kata ini biasanya tidak jauh dari proses yang tidak jelas, panjang, dan memakan waktu. Apalagi, pinjaman selalu disertai dengan embel-embel “bunga”. Sering kali membuat kita frustasi dan malas, bukan?

Eits, jangan salah! Ternyata, pinjaman online lain dari yang lain!

 

Jadi, Apa Itu Pinjaman Online? Dan Apa Bedanya Dengan Kredit Tanpa Agunan Atau KTA biasa?

FriendsPhonePada dasarnya, pinjaman online adalah pinjaman uang cepat tanpa jaminan yang bisa kamu peroleh secara online. Tanpa harus mendatangi kantor penyedia jasa secara langsung.

Pinjaman online adalah pinjaman tanpa jaminan nonbank, tanpa kartu kredit. Pinjaman tanpa agunan ini disediakan oleh perusahaan fintech secara online. Kamu tidak perlu menjaminkan apa pun untuk mencairkan dana.

Berbeda dengan KTA yang biasa ditawarkan oleh perbankan dan perusahaan keuangan, pinjaman uang tanpa jaminan online memberikan dana tunai dengan mudah dan praktis tanpa proses yang berbelit-belit.

Kamu cukup mendaftar ke situs web atau aplikasi mereka. Lalu, tunggu verifikasi rata-rata 24 jam, dan kamu bisa memperoleh dana dengan cepat.

Yuk simak beberapa ciri khas pinjaman online:

  • tanpa agunan atau jaminan
  • proses mudah; kamu cukup mendaftar melalui situs web atau aplikasi penyedia jasa
  • biasanya tidak memerlukan banyak dokumen; cukup scan KTP dan koneksi akun e-commerce, internet banking, atau media sosial
  • pengajuan mudah dan lebih sering diterima dibandingkan dengan KTA konvensional
  • proses pencairan dana cepat, rata-rata 1 x 24 jam, sesuai dengan kebijakan penyedia jasa
  • plafon relatif lebih kecil dibandingkan dengan KTA konvensional
  • suku bunga (atau “biaya layanan”) relatif lebih tinggi dibandingkan KTA, sesuai dengan kebijakan penyedia jasa dan jenis pinjaman
  • memiliki tenor pendek sesuai dengan kebijakan masing-masing penyedia jasa
  • beberapa produk pinjaman online hanya memberikan pinjaman pada debitur yang sudah memiliki kartu kredit
  • tapi untungnya, tetap ada pinjaman tanpa jaminan nonbank, tanpa kartu kredit
  • praktis; semua proses bisa dilakukan secara online, kapan pun dan di mana pun

Bagaimana Cara Kerja Pinjaman Online?

Dana tunai yang praktis, mudah, dan cepat adalah sesuatu yang sangat menggiurkan, bukan?

Bagaimana sih cara kerja pinjaman online ini? Dan bagaimana perhitungannya?

Mari kita bahas satu per satu mekanisme pinjaman online.

Seperti yang disebutkan di atas, peminjaman uang online adalah salah satu produk dari perusahaan fintech. Tentu saja, sebagian besar dari produk ini berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Hingga saat ini, ada dua jenis mekanisme pinjaman uang cepat yang berjalan secara online:

  1. Website Lending

Website lending adalah fasilitas pinjaman online yang bisa kamu ajukan ke perusahaan penyedia jasa pinjaman secara langsung.

Dalam mekanisme peminjaman ini, kamu sebagai konsumen/debitur meminjam dana langsung dari perusahaan penyedia. Walaupun pada praktiknya perusahaan menggunakan pihak ketiga sebagai penyedia dana, kamu sama sekali tidak akan berhubungan dengan pihak ketiga itu.

Metode pinjaman ini memiliki waktu persetujuan yang lebih cepat karena dana sudah tersedia. Kamu cukup menunggu persetujuan dari pihak penyedia dana.

 

  1. Peer to Peer (P2P) Lending

Peer to peer (P2P) lending adalah fasilitas pinjaman online yang kamu ajukan ke pihak ketiga, melalui penyedia jasa pinjaman.

Dalam metode ini, pihak penyedia jasa pinjaman berperan sebagai perantara antara penyedia dana/investor dan konsumen/debitur. Kamu bisa berperan sebagai investor yang meminjamkan uang maupun debitur yang meminjam uang melalui fasilitas ini.

Jadi, P2P lending memiliki waktu persetujuan lebih lama dari website lending. Kamu harus menunggu sampai ada investor yang bersedia meminjamkan dana untukmu melalui situs web ini.

Baik website maupun P2P lending, pinjaman online memiliki cara kerja yang sama praktisnya. Pastinya, akan sangat membantu kamu mendapatkan dana tambahan dengan cepat.

Untuk lebih jelasnya, ayo simak contoh kasus ini:

Rudi memiliki penghasilan 10 juta rupiah setiap bulannya. Setelah dikurangi biaya hidup, asuransi, dan keperluan lain, dia memiliki sisa dana 2 juta rupiah. Sisa dana ini biasanya digunakan untuk keperluan mendadak, menonton, atau sekadar berjalan-jalan.

Saat berangkat ke kantor, tiba-tiba motor Rudi mogok di jalan. Ternyata, motornya harus diperbaiki dengan total biaya 5 juta rupiah. Dia hanya punya 2 juta rupiah tunai, tapi tidak ingin merepotkan keluarga atau teman-temannya dengan meminjam uang dari mereka.

Nah, akhirnya Rudi memutuskan untuk mengambil pinjaman tanpa agunan secara online melalui penyedia dana kreditcepat.co.id sebesar 3 juta rupiah dalam waktu 30 hari. Biaya yang dikenakan adalah biaya pinjaman, biaya administrasi, dan biaya proses.

Setelah mendaftar, pengajuan pinjaman Rudi disetujui dengan ketentuan ini:

Jumlah pinjaman                : Rp3.000.000,00

Waktu pinjaman                 : 30 hari

Biaya pinjaman                    : Rp630.000,00

Biaya administrasi              : Rp180.000,00

Biaya proses                         : Rp90.000,00

Jumlah biaya                         : Rp900.000,00

Yang harus dikembalikan : Rp3.900.000,00 

Setelah menunggu 2 x 24 jam atau kurang, akhirnya dana sebesar 3 juta rupiah dicairkan ke rekening pribadi Rudi. Dia bisa langsung menggunakannya untuk memperbaiki motornya.

Di bulan berikutnya, setelah 30 hari, Rudi harus mengembalikan dana pinjaman online beserta bunganya sebesar Rp3.900.000,00.

Perhitungannya simple dan mudah, kan?

 

Lalu, apa yang terjadi kalau Rudi tidak mampu mengembalikan pinjaman uang cepat ini?

Sebelum tenggat waktu berakhir, kamu bisa langsung menghubungi pihak penyedia dana untuk meminta perpanjangan waktu kalau kesulitan mengembalikan pinjaman. Tapi, kamu akan dikenakan biaya perpanjangan, ya.

Begitu juga kalau kamu terlambat mengembalikan dana pinjaman.

Kamu akan dikenakan biaya keterlambatan yang akan terus menumpuk setiap harinya selama tagihan masih belum kamu bayar.

Bagaimana kalau sudah meminta perpanjangan dan masih belum bisa membayar? Pihak penyedia jasa akan melakukan penagihan langsung, sebelum melanjutkannya ke ranah hukum.

Jadi, jangan sampai kamu terlambat membayar!

 

Biaya Apa Saja yang Dikenakan Untuk Pinjaman Online?

calculator - paying bills

Peminjaman uang online memiliki risiko besar bagi penyedia jasa pinjaman.

Kenapa? Karena pinjaman uang online diberikan tanpa jaminan apa pun, tanpa tatap muka. Jadi, ada beberapa jenis biaya yang akan dikenakan pada debitur saat mengajukan peminjaman uang cepat:

  • Biaya layanan

Biaya layanan sebenarnya adalah suku bunga.

Biaya ini dikenakan saat mengambil pinjaman uang tanpa jaminan. Biaya ini bervariasi sesuai dengan kebijakan penyedia jasa. Jumlahnya semakin besar sesuai dengan durasi pinjaman online.

Rata-rata besar biaya layanan pinjaman online hingga tahun 2018 ini adalah sekitar 1% per hari.

  • Biaya perpanjangan jangka waktu pinjaman

Kalau kamu mengajukan perpanjangan jangka waktu pinjaman karena belum bisa membayar saat jatuh tempo, kamu akan dikenakan biaya perpanjangan waktu.

Besar biayanya bervariasi, tergantung kebijakan penyedia jasa pinjaman. Biasanya, pihak penyedia jasa mengenakan biaya Rp100.000,00 – Rp200.000,00 untuk sekali perpanjangan jangka waktu.

  • Biaya keterlambatan pengembalian dana

Biaya ini dikenakan hanya saat kamu terlambat membayar tagihan peminjaman uang online.

Tapi ingat, biaya ini akan diakumulasi setiap harinya.

Rata-rata pihak penyedia jasa membebankan biaya keterlambatan Rp10.000,00 – Rp20.000,00 per hari.

  • Biaya layanan keterlambatan/biaya penagihan

Biaya penagihan atau layanan keterlambatan juga hanya akan dikenakan saat kamu terlambat melakukan pembayaran. Besar biaya penagihan bervariasi sesuai dengan kebijakan penyedia jasa.

  • Biaya lain-lain

Ada beberapa penyedia jasa pinjaman yang membebankan biaya lain-lain meskipun biasanya mereka menggabungkan berbagai macam biaya menjadi satu.

Biaya lain-lain bisa meliputi biaya administrasi, biaya proses, dan lainnya. Biasanya, biaya lain-lain ini hanya dikenakan sekali di awal per peminjaman.

Jadi, ada baiknya kamu memperhatikan apakah perusahaan fintech yang kamu pilih membebankan biaya lain-lain karena kebijakan setiap penyedia pinjaman berbeda.

Nah, sebelum mengajukan peminjaman uang cepat, pastikan kamu benar-benar bisa membayar tepat waktu. Kalau tidak, biaya yang harus kamu bayar akan melonjak dan semakin menumpuk selama kamu belum melakukan pembayaran.

Kita memang harus lebih bijak saat mengajukan pinjaman uang tanpa jaminan online. Bagaimana cara meminjam secara bijak? Nanti akan kita bahas lebih lanjut, ya.

Apa Kunci Utama Agar Pinjaman Online Disetujui Dengan Cepat?

Seiring dengan banyaknya peminat peminjaman uang online, apa sih rahasia agar pengajuan pinjaman kita langsung disetujui?

Produk pinjaman online berfokus pada layanan yang cepat dan praktis. Untuk itu, layanan pinjaman ini tidak didasari oleh survei apa pun.

Persetujuan pengajuan pinjaman murni didasari oleh penilaian cash flow konsumen yang dilihat dari rekening tabungan pribadi mereka, serta dari Sistem Informasi Debitur (SID) milik Bank Indonesia.

Rahasia agar pengajuan pinjamanmu bisa disetujui dengan cepat adalah:

  1. Pendapatan tetap

Rahasia yang pertama adalah: pendapatan tetap.

Pendapatan tetap adalah syarat utama yang harus kamu penuhi supaya pengajuan pinjaman online-mu disetujui. Kalau kamu tidak memiliki pekerjaan atau pendapatan tetap setiap bulannya, peluang pengajuan disetujui sangat kecil, atau bahkan ditolak.

Tapi, bukan berarti hanya pegawai negeri sipil atau karyawan swasta yang memiliki gaji bulanan yang pengajuannya akan disetujui, lho!

Kamu bisa saja berprofesi sebagai guru les, freelancer, web developer, youtuber, bahkan selebgram, asalkan setiap bulannya kamu memiliki pendapatan yang pasti. Tentunya, nominal pendapatanmu harus sesuai dengan syarat penyedia pinjaman.

Beberapa penyedia pinjaman memberikan syarat nominal pendapatan antara 2-4 juta rupiah.

Jadi, pastikan semua pendapatanmu tercantum dalam rekening tabungan pribadimu. Dengan demikian, kamu akan dianggap memiliki pendapatan tetap.

Inilah kunci utama persetujuan pengajuan pinjamanmu.

  1. Pengeluaran terkontrol

Selain pendapatan tetap setiap bulannya, kamu juga harus terbukti bisa mengelola pengeluaran dengan baik.

Kamu sebaiknya tidak punya kebiasaan shopping spree atau khilaf belanja yang akhirnya membuat pengeluaranmu sering membengkak. Kamu juga sebaiknya tidak punya berbagai tagihan yang tidak atau belum terbayar.

Nah, bagaimana jika kamu sudah memiliki tanggungan cicilan rumah dan kendaraan bermotor?

No problem!

Cicilan apa pun yang kamu miliki bukanlah suatu hambatan. Kalau kamu terbukti mampu membayar dan menangani semua cicilan itu, kamu akan dianggap mampu membayar pelunasan pinjaman online.

Meskipun begitu, sebaiknya total pinjamanmu tidak melebihi 30% dari pendapatanmu.

  1. Kondisi keuangan sehat

Semua penyedia jasa pinjaman pasti akan mengecek riwayat keuangan dan pinjaman calon debitur.

Mereka mengakses Sistem Informasi Debitur (SID) yang dikelola oleh Bank Indonesia. Track record keuanganmu akan dinilai oleh pihak penyedia jasa pinjaman untuk memastikan agar pinjamanmu nantinya tidak bermasalah.

Nah, kondisi keuangan sehat adalah kondisi keuangan yang baik dan terkontrol. Artinya, riwayat pengeluaran dan pinjamanmu masih bisa dikelola dengan baik sesuai pendapatan tetapmu.

Kalaupun kamu pernah mengalami cicilan yang menunggak atau kondisi keuangan minus, asalkan kamu bisa segera memperbaiki kondisi keuanganmu, pengajuan pinjamanmu masih bisa disetujui.

Yang jadi masalah adalah saat kondisi keuanganmu sedang buruk. Atau, saat kamu punya banyak tunggakan tagihan dan pengeluaran sehingga pendapatanmu sering tidak mencukupi. Nah, mungkin saja permohonan pinjamanmu ditolak.

Itulah tiga kunci penting yang harus kamu tahu.

Agar pengajuan pinjaman online-mu disetujui, pastikan kamu memiliki penghasilan tetap setiap bulannya, pengeluaran yang terkontrol dan dikelola dengan baik, serta kondisi keuangan yang sehat. Ketiganya bisa kamu tunjukkan melalui rekening tabungan pribadimu.

 

Kapan Kita Sebaiknya Mengajukan Pinjaman Online?

ManThink

Memang benar: mengajukan kredit atau pinjaman bukanlah pilihan utama yang patut diambil untuk menyelesaikan masalah keuangan.

Dengan mengajukan kredit atau pinjaman, kamu akan terbebani oleh utang. Tentunya, kamu tidak akan tenang sebelum utang itu terbayar lunas.

Tapi, tunggu dulu!

Saat kamu terdesak dengan kondisi keuangan di luar perhitungan, mengajukan pinjaman online adalah pilihan yang paling tepat. Apalagi, kalau keperluan itu amat penting dan tidak bisa ditunda lagi.

Coba kita perhatikan kasus Rudi yang sudah kita bahas sebelumnya.

Rudi memutuskan untuk mengajukan peminjaman uang online bukan karena tidak sanggup membayar biaya reparasi motornya yang mogok.

Rudi memilih untuk meminjam uang di kreditcepat.id karena dia tidak memiliki uang tunai yang cukup. Dia juga tidak mau menyusahkan keluarga dan temannya dengan meminjam uang.

Saat itu, Rudi benar-benar terdesak dengan biaya reparasi motornya. Kalau dia menunda memperbaiki motornya yang mogok, dia harus mengeluarkan dana transportasi ekstra selama motornya mogok. Kalau dihitung-hitung, mungkin saja total jumlahnya sama dengan biaya layanan pinjaman online yang dia ambil.

Rudi memanfaatkan pinjaman ini sebagai alat penunda pembayaran.

Untuk itu, pinjaman uang tanpa jaminan online ini bisa kamu manfaatkan untuk kondisi-kondisi ini:

  1. Kebutuhan penting mendadak yang tidak bisa ditunda lagi

Kamu bisa menggunakan pinjaman online untuk kebutuhan mendadak yang sangat penting dan tidak bisa ditunda lagi.

Contoh kebutuhan penting tak tertunda adalah:

  • biaya rumah sakit
  • biaya reparasi rumah
  • biaya reparasi kendaraan
  • biaya pendidikan
  • biaya kehidupan sehari-hari
  • bayar kontrakan

 

  1. Memanfaatkan pinjaman sebagai alat penunda pembayaran

Kalau kamu berniat mengambil pinjaman online untuk belanja atau sekadar bersenang-senang, pastikan kamu memanfaatkannya sebagai alat penunda pembayaran saja.

Alat penunda pembayaran sebaiknya digunakan saat kamu seharusnya memiliki kemampuan finansial, tapi momen pengeluaran dana datang di saat yang tidak tepat dan kamu tidak memiliki cadangan uang tunai.

Misalnya, seluruh tabunganmu sudah masuk ke rekening deposito atau dibelikan logam mulia. Gajimu baru cair dua minggu lagi, padahal kamu butuh dana hari ini.

Nah, kamu bisa memanfaatkan pinjaman online selama 14 hari dan langsung mengembalikannya setelah gajimu cair.

  1. Memanfaatkan pinjaman untuk bisnis

Kalau kamu memiliki bisnis yang sudah berjalan dan butuh sedikit tambahan dana untuk modal usaha, kamu juga bisa memanfaatkan pinjaman online.

Sifatnya yang mudah dan praktis cocok sekali untuk kamu para entrepreneur muda yang ingin mengembangkan bisnis agar lebih maju.

Atau, kamu pun bisa meminjam dana sebagai modal bisnis awal yang sudah pasti. Tapi, tentunya ini lebih berisiko daripada kalau bisnismu sudah berjalan.

Jadi, pastikan pinjaman yang diajukan sesuai dengan kebutuhan bisnismu, ya!

Jangan mengajukan peminjaman uang cepat kalau:

  • kamu menggunakannya untuk belanja hal-hal yang kurang perlu.
  • kamu tidak memiliki penghasilan yang cukup dan akhirnya memutuskan untuk berutang.
  • kamu menggunakannya untuk memulai bisnis yang belum pasti.
  • kamu tidak yakin bisa mengembalikannya dalam tenggat waktu yang ditentukan.
  • kamu masih memiliki cadangan uang tunai yang mencukupi.

Apa saja syarat untuk mengajukan pinjaman online?

Counting

Bagaimana caranya pinjam uang cepat?

Pinjaman uang cepat lewat pinjaman online bisa diajukan tanpa proses panjang yang menyiksa. Cukup bermodalkan internet, pinjaman uang tanpa jaminan bisa langsung kamu dapatkan dengan mudah.

Syarat umum yang harus kamu penuhi adalah:

  • Warga Negara Indonesia
  • berusia 21-65 tahun
  • memiliki pekerjaan atau penghasilan tetap, beserta bukti penghasilan
  • memiliki KTP
  • memiliki rekening tabungan atas nama sendiri
  • memiliki akun email

Kalau kamu memenuhi persyaratan di atas, langsung saja daftarkan dirimu dengan cara ini:

  1. Kunjungi situs website penyedia jasa, misalnya Kreditcepat.co.id.
  2. Pilih jenis pinjaman dan jangka waktu yang kamu inginkan.
  3. Klik “dapatkan dana sekarang”.
  4. Buat akunmu.
  5. Isilah formulir pendaftaran dan data dirimu dengan lengkap dan jelas.
  6. Unggah foto/scan dokumen yang dibutuhkan (KTP, slip gaji.)
  7. Tunggu telepon atau email
  8. Dana sudah sampai di rekeningmu!

Praktis, mudah, dan cepat, kan?

 

Bagaimana Cara Menggunakan Pinjaman Online Dengan Bijak?

money Indonesia

Pernahkah kamu dengar tentang prinsip responsible borrowing?

Seperti yang kamu tahu, pinjaman uang tanpa jaminan online memiliki biaya-biaya yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan KTA milik bank dan perusahaan keuangan.

Jadi, kamu harus menggunakan prinsip responsible borrowing saat mengajukan pinjaman secara online.

Responsible borrowing berarti kamu memiliki komitmen dan kemampuan untuk mengembalikan dana, bahkan sebelum tenggat waktu. Inilah kunci pertama dan utama yang harus kamu perhatikan sebelum pinjam uang cepat dari mana pun.

Untuk itu, ajukan pinjaman online HANYA kalau kamu sanggup berkomitmen dan mampu bertanggung jawab untuk mengembalikannya tepat waktu. Bahkan, kalau bisa sebelum tenggat waktu berakhir.

Kalau tidak, kamu akan terbebani dengan biaya-biaya tambahan yang akan semakin menggunung seiring dengan keterlambatan pembayaran pinjaman.

Jadi, bijaklah dalam meminjam dan mengembalikan pinjaman.

 

Empat Hal Lain yang Perlu Kamu Ketahui Sebelum Mengajukan Pinjaman Online

fourNah, ada 4 tips penting yang wajib kamu ketahui dan bisa diterapkan sebelum mengajukan pinjaman.

  1. Pelajari baik-baik sebelum memilih

Seperti yang kita tahu, ada banyak pinjaman online dari berbagai perusahaan fintech.

Jadi, jangan buru-buru memilih penyedia jasa yang pertama kali kamu temui. Pelajari dengan tenang dan teliti sebelum memilih.

Hal-hal yang perlu kamu perhatikan saat membandingkan penyedia jasa pinjaman online adalah:

  • sejarah dan track record penyedia jasa
  • testimoni dari para debitur sebelumnya
  • suku bunga pinjaman
  • besar biaya-biaya lainnya (biaya perpanjangan, biaya keterlambatan, dll.)
  • usahakan agar situs yang kamu pilih diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Misalnya, di halaman penyedia pinjaman kreditcepat.co.id, kamu bisa melihat testimoni-testimoni dan rating dari para debitur sebelumnya. Kamu juga bisa memasukkan jumlah dan jangka waktu pinjaman untuk melihat jumlah pengembalian pinjaman nantinya.

 

  1. Selalu baca dan perhatikan dengan saksama syarat dan ketentuan yang berlaku

Banyak orang memiliki kebiasaan langsung mencentang “setuju” tanpa membaca syarat dan ketentuan yang berlaku dengan teliti.

Apa kamu juga?

Kalau kamu salah satunya, segera hentikan kebiasaan itu. Biasanya, ada beberapa catatan penting yang tercantum dalam syarat dan ketentuan itu.

Pastikan kamu membaca baik-baik syarat dan ketentuan dari situs penyedia jasa pinjaman, beserta FAQ yang ada. Jadi, kamu menerima semua informasi dengan jelas sebelum mengajukan pinjaman online.

Biasakan membaca sebelum mengambil tindakan, ya!

  1. Ajukan pinjaman online sesuai dengan kebutuhan

Jangan terlena dengan pinjaman yang cepat dan praktis.

Pinjaman online bersifat darurat dan jangka pendek. Untuk itu, manfaatkan pinjaman sesuai dengan kebutuhanmu alih-alih mengambil plafon maksimal yang disediakan situs penyedia jasa.

Ingat, semakin besar jumlah pinjaman dan semakin lama jangka waktu yang kamu ajukan, biaya yang dikenakan semakin besar pula.

Misalnya, kamu membutuhkan dana tambahan 1 juta rupiah dan bisa mengembalikannya dalam seminggu. Maka, ajukan pinjaman sebesar 1 juta rupiah dalam waktu 8 hari (1 hari untuk cadangan) untuk meminimalkan biaya-biaya yang dikenakan.

  1. Awas! Hati-hati dengan penipuan berkedok pinjaman online

Seiring dengan kemajuan zaman dan teknologi, semakin canggih pula modus kejahatan yang muncul. Penipuan berkedok pinjaman online juga sudah marak terjadi di mana-mana.

Kamu harus berhati-hati dalam memilih situs penyedia jasa pinjaman. Perhatikan beberapa poin di bawah ini:

  • Jangan memilih situs baru yang belum memiliki track record walaupun diiming-imingi dengan suku bunga rendah.
  • Hindari penyedia jasa yang meminta sejumlah uang sebagai syarat pencairan.
  • Usahakan agar situs penyedia jasa yang kamu pilih diawasi oleh OJK. Situs perusahaan fintech yang diawasi OJK biasanya menampilkan lambang OJK di halaman utama mereka.

Selalu lakukan verifikasi lebih dulu sebelum mengajukan pinjaman agar kamu tidak menjadi korban penipuan berkedok pinjaman online.

Jadi, peminjaman uang cepat secara online adalah solusi yang menarik karena prosesnya cepat, praktis, dan mudah diakses kapan pun, di mana pun.

Tapi, kamu harus tetap bijak karena suku bunganya lebih tinggi dari produk KTA bank dan ada biaya-biaya lain seperti biaya keterlambatan, biaya penagihan, biaya proses, biaya administrasi, dsb.

 

Nah, tunggu apalagi? Kalau kamu memang dalam keadaan darurat dan mendesak, jangan ragu untuk mengajukan pinjaman uang cepat. Selama kamu bisa berkomitmen untuk mengembalikannya tepat waktu, pinjaman online adalah solusi keuangan masa kini yang paling tepat!

Kalau kamu masih ragu, ajukan pertanyaanmu melalui kolom komentar di bawah ini, atau langsung hubungi kami untuk informasi lebih lanjut.