“There is no place like home,” – adalah sebuah ungkapan dalam bahasa Inggris yang menggambarkan bahwa hampir tidak ada tempat lain yang membuat kita lebih merasa aman dan nyaman selain rumah kita sendiri.

Karena itulah, banyak orang akan berusaha semaksimal mungkin untuk membuat rumah mereka lebih cozy dan homey. Mulai dari desain bangunan dan desain interior, hingga pernak-pernik khusus, semuanya bisa didesain sesuai keinginan.

Desain interior adalah hal terpenting dan utama yang berperan dalam membangun atmosfer dan suasana rumahan. Melalui desain interior, kamu bisa menciptakan kesan dan suasana yang kamu inginkan ketika berada di dalam rumah.

Pengaplikasian set interior yang salah akan membuat penghuni rumah merasa tidak nyaman. Untuk itu, desain interior sebuah rumah harus selalu sesuai dengan penghuninya sekaligus tetap mengikuti tren terkini agar kamu merasa betah dan nyaman di rumah.

Jadi, kira-kira desain interior seperti apa yang nyaman dan tetap up-to-date? Mari kita bahas 7 tren interior rumah di tahun 2018 ini.

Terracota_Design

Sumber Gambar:  www.archiproducts.com

Warna Terracotta dari Keluarga Warna Tembaga

Tren interior di tahun 2018 masih didominasi oleh warna terracotta, salah satu jenis warna tembaga yang sangat populer di dunia desain interior. Kara terracotta berasal dari Bahasa latin “terra cocta” yang berarti tembikar, yang terbuat dari tanah liat.

Untuk mendapatkan kesan rumah yang sejuk dan homey, kamu bisa memanfaatkan tren werna terracotta dengan menjadikannya aksen pada dapur, ruang makan, maupun ruang tengah. Tentunya, warna ini harus disesuaikan dengan warna furnitur dan hiasan apa pun yang ada di rumahmu.

Kamu bisa mulai dari cat dinding atau wallpaper di beberapa pilar yang ada, atau di sisi yang berhadapan dan menggabungkannya dengan warna-warna pastel. Kamu bisa juga memilih furnitur dengan warna terracotta untuk menambah kesan natural dan alami di rumah.

Tapi ingat, terlalu banyak warna terracota juga membuat rumahmu terlalu pucat. Selalu padu-padankan warna ini dengan warna-warna lain agar terasa lebih nyaman.

Big Floor

Sumber Gambar: www.marmor-deutschland.com

Ukuran Ubin yang Lebih Besar

Ubin merupakan salah satu kunci desain interior kamar mandi dan dapur. Penggunaannya telah diaplikasikan selama bertahun-tahun pada kedua tempat ini untuk mengatasi percikan air, minyak, serta polusi dinding yang disebabkan oleh rembesan air dan jamur.

Kalau di tahun-tahun sebelumnya penggunaan ubin dengan ukuran kecil dan sedang sangat digemari, berbeda halnya dengan tahun 2018. Tren tahun ini memiliki pergeseran tren ubin dengan ukuran yang lebih besar.

Pamor ubin dengan ukuran yang lebih besar ini disebabkan oleh kemudahannya dalam hal pemasangan serta perawatan. Selain itu, secara estetika, ubin ukuran besar menjadi lebih menarik karena terkesan bersih dengan grout yang lebih minim dibandingkan dengan ubin ukuran kecil.

Kamu bisa mulai menggunakan ubin ukuran besar ini dari dinding kamar mandi, lantai dapur, serta lantai ruang utama untuk memberikan kesan bersih dan rapih. Pastikan ubin terpasang agak rekat satu sama lain sehingga grout di antaranya tidak terlihat jelas.

cozy spot

Sumber Gambar: www.papernstitchblog.com

Pojok Ruangan sebagai Spot Nyaman

Di tengah kesibukan sehari-hari, kamu pasti selalu mendambakan saat-saat untuk duduk santai di rumah, ditemani secangkir kopi dan buku atau film favorit. Tidak ada salahnya kamu membuat sebuah spot khusus untuk kegiatan favoritmu ini.

Kamu bisa mulai dengan memilih sebuah ruang di salah satu sudut rumah dan mengisinya dengan sofa bed, bean bag, atau multi-function chair. Kalau kamu hobi membaca buku atau menonton film, kamu bisa meletakkan rak berisi koleksi buku atau film favoritmu di dekat sofa bed yang sudah kamu siapkan. Rak buku itu juga bisa kamu manfaatkan sebagai penyekat ruang sehingga spot nyamanmu tidak terganggu.

Spot nyaman juga bisa kamu siapkan di teras belakang rumah kalau kamu memiliki hobi berkebun atau sekadar bersantai menikmati udara luar. Siapkan ruang khusus di teras depan atau belakang rumah dan kamu bisa mengisinya dengan kursi malas atau sofa ayunan/kursi gantung. Kamu juga menghias terasmu dengan berbagai macam tanaman hias untuk memberikan kesan natural dan asri.

Kamu bisa menyesuaikan spot nyaman ini dengan hobi apa pun yang kamu suka. Spot nyaman di rumah akan memberikan stimulus bagi kamu dan keluarga untuk semakin nyaman dan betah di rumah.

Recycle Furniture 2

Sumber Gambar: www.pinterest.com

Furnitur yang Terbuat dari Bahan-Bahan Daur Ulang

Di tahun 2018 ini, tren furnitur daur ulang akan semakin booming. Kamu bisa memanfaatkan jenis furnitur ini untuk menambah kesan homey di rumah.

Tren furnitur daur ulang yang paling diminati di tahun 2018 adalah kreasi kayu palet. Kayu palet yang biasanya digunakan untuk mengepak kargo ini dapat didaur ulang untuk menjadi kreasi furnitur yang menarik seperti ranjang, meja dan kursi makan, meja kerja, serta rak buku, dan masih banyak lagi.

Kayu palet ini menjadi furnitur daur ulang paling favorit karena teksturnya dan motifnya yang khas vintage dan artistik. Kamu bisa memilih kayu palet dengan tekstur yang halus dan agak keras untuk kualitas furnitur yang lebih baik. Sebagai variasi, kamu juga bisa membakar permukaan kayu palet menggunakan blow torch untuk mendapatkan tekstur yang lebih jelas dan kesan vintage yang semakin unik.

Kreasi furnitur daur ulang lain yang sama menariknya dan bisa kamu pilih adalah pemanfaatan ban dan drum untuk dijadikan meja-kursi dan berbagai furnitur lainnya. Lalu, kamu bisa memasang lampu-lampu atau hiasan lain yang diinginkan dari bahan-bahan daur ulang lainnya. Seru, bukan?

black and white

Sumber Gambar: www.bloglovin.com

Warna Monochrome untuk Penggemar Minimalis

Di tahun 2018, tren monochrome masih menjadi salah satu tren yang paling diminati para penggemar minimalis. Warna turunan dari hitam, putih, dan abu-abu ini menjadi pilihan yang tepat bagi kamu yang tidak ingin pusing dengan padu-padan warna.

Tren warna monochrome dapat kamu aplikasikan mulai dari pagar depan hingga taman belakang rumah. Mulailah dengan mengecat pagar berwarna hitam dengan tembok warna putih. Kamu juga bisa memberi aksen abu-abu pada pilar depan rumah, maupun beberapa sisi tembok luar.

Untuk desain interior, kamu bisa mulai dengan tembok putih bersih dan memilih furnitur kombinasi warna monochrome lainnya. Jangan takut untuk memakai warna hitam karena aksen warna hitam di beberapa tempat akan membuat style monochrome interior rumahmu lebih elegan dan berani.

Namun tentunya jangan terlalu banyak bereksperimen dengan warna hitam dan abu-abu gelap karena alih-alih menampilkan kesan monochrome, nanti rumahmu malah memiliki kesan horor. Pilihlah hitam dan warna-warna monochrome gelap sebagai aksen pemanis warna putih dan abu-abu terang. Jadi, style monochrome interiormu akan terlihat modern dan kekinian.

Green Grey

Sumber Gambar: www.bloglovin.com

Kesan Botanikal nan Hijau dengan Aksen Abu-Abu

Kalau kamu adalah pencinta tanaman, tren interior ini adalah salah satu desain terbaik yang bisa kamu coba. Warna hijau yang merupakan warna tanaman adalah kesan adem yang membuat rumahmu terasa lebih sejuk.

Kamu bisa mengaplikasikan warna hijau di dinding atau wallpaper, bahkan hanya menambahkan aksen hijau sudah cukup. Atau, kamu juga bisa menambahkan tanaman-tanaman besar dan kecil sesuai lokasi. Misalnya, taruhlah satu pot tanaman agak besar di dekat dapur dan satu pot bunga kecil di ruang tamu.

Kalau kamu ingin tampilan rumahmu lebih terkesan keren, tambahkan aksen abu-abu. Abu-abu memang terkenal sebagai warna suram dan membuat penghuninya bosan. Tapi, jangan salah! Ketika dipadukan dengan hijau, warna suram ini memberikan kesan antik dan brilian.

 Salah satu perpaduan yang bisa kamu coba adalah wallpaper dedaunan berwarna hijau dengan furnitur abu-abu. Kamu juga bisa memadukan meja kayu antik atau furnitur dari bahan logam dan beton di ruang makan.

Kreasikan sendiri warna abu-abu dan hijau ini agar rumahmu terkesan hidup dan sejuk. Jadi, kamu akan merasa homey saat pulang ke rumah.

dip dye

Sumber Gambar: www.pinterest.com

Dinding Dip Dye

Mungkin kamu agak asing dengan istilah dip dye ini. Pada dasarnya, dip dye adalah warna atau aksen dinding gradasi. Nah, warna gradasi inilah yang menjadi salah satu tren di tahun 2018.

Kamu bisa mengganti warna cat atau wallpaper-mu dengan warna gradasi. Misalnya, kalau kamu suka warna cerah, kamu bisa memadukan sedikit oranye, kuning pucat, dan hijau pucat. Kalau kamu suka warna sejuk, padukan hijau dan biru yang dingin. Atau, kamu bisa juga memadukan warna merah muda atau pink milenial dengan emas, membuat dindingmu memiliki aksen rose gold.

Saat menentukan warna gradasi, tentunya kamu harus memperhatikan furnitur dan lingkungan di sekitar. Jangan sampai warnanya malah bertabrakan dan membuat desain rumahmu tidak enak dipandang.

Tips utamanya adalah memilih warna yang cukup lembut untuk dikombinasikan. Jangan memilih dua warna yang sama-sama cerah atau mencolok. Kalau kamu memilih warna yang lembut, kamu pun bisa memilih warna perabot dengan mudah, terutama warna putih. Jadi, ekspresikan kreativitasmu dengan kombinasi warna dinding.

Itulah 7 tren interior di tahun 2018 yang bisa kamu manfaatkan untuk membuat rumahmu lebih cozy dan homey. Jangan pernah ragu untuk bereksperimen dengan interior rumah agar kamu dan keluargamu tidak bosan dengan suasana rumah.

Tentunya selalu sesuaikan desain interior rumahmu dengan budget yang ada, ya! Jangan sampai karena melihat pernak-pernik interior yang menarik, kamu jadi over-budget. Selamat bereksperimen!